Return to site

Pipisku Sakit, Terkena Penyakit Apa?

Nyeri saat buang air kecil atau juga disebut disuria, adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan yang berhubungan dengan buang air kecil. Kondisi ini tidak mengacu pada frekuensi buang air kecil, meskipun gangguan frekuensi buang air kecil sering disertai dengan disuria. Semua orang, baik pria dan wanita, serta dewasa dan anak-anak, dapat mengalami nyeri saat buang air kecil. Namun, biasanya hal ini lebih sering terjadi pada wanita, karena disuria berkaitan dengan infeksi saluran kemih yang lebih sering menyerang wanita daripada pria. Wanita hamil, penderita diabetes, dan penderita penyakit kandung kemih memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami disuria.

Gejala disuria juga bervariasi antara pria dan wanita, namun biasanya keduanya mengalami rasa nyeri seperti terbakar, pedih, atau gatal-gatal. Rasa sakit pada awal buang air kecil seringnya diakibatkan oleh infeksi saluran kemih, sedangkan rasa sakit di akhir buang air kecil dapat menunjukkan kandung kemih atau prostat.

Penyebab nyeri saat buang air kecil sangat beragam. Menurut George Krucik, MD, ada 34 kondisi yang bisa menjadi penyebab disuria. Namun, kita akan membahas 10 penyebab disuria yang paling utama.

1. Urinary tract infection (infeksi saluran kemih)
Urinary tract infection (UTI) alias infeksi saluran kemih adalah infeksi di bagian manapun dari sistem kemih Anda seperti ginjal, saluran kemih, kandung kemih, dan uretra. Kebanyakan UTI melibatkan saluran kemih bawah seperti kandung kemih dan uretra. Perempuan lebih berisiko terkena UTI dibandingkan pria. Infeksi yang terbatas di kandung kemih Anda dapat mengganggu dan menyakitkan. Jika UTI menyebar ke ginjal, maka akan menyebabkan kondisi serius.

2. Kencing Nanah ( Gonore )
Penyakit gonore dapat menginfeksi alat kelamin, rektum dan tenggorokan, namun yang terakhir paling mengkhawatirkan para pekerja kesehatan.

Dr Wi menuturkan antibiotik bisa menyebabkan bakteri di bagian belakang tenggorokan, termasuk kerabat gonore, mengembangkan kekebalan.

"Jika Anda menggunakan antibiotik untuk mengobati infeksi seperti sakit tenggorokan biasa, ini akan bercampur dengan spesies Neisseria di tenggorokan Anda dan berakibat pada resistensi." katanya.

Membusuknya bakteri gonore ke lingkungan ini melalui seks oral bisa mengakibatkan super-gonore.

"Di AS, resistensi (terhadap antibiotik) berasal dari pria-pria yang berhubungan seks dengan pria karena infeksi faring atau tenggorokan," tambahnya.

Menurunnya penggunaan kondom, di tengah kekhawatiran HIV / AIDS yang meningkat, diperkirakan bisa membantu penyebaran infeksi.

Apa itu penyakit gonore?

Hak atas fotoCAVALLINI JAMES/SCIENCE PHOTO LIBRARY
Image caption
Infeksi ini menyebar melalui hubungan seks vagina, oral dan anal tanpa kondom.
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut Neisseria gonorrhoea.

Infeksi ini menyebar melalui hubungan seks vagina, oral dan anal tanpa kondom.

Mereka yang terinfeksi, sekitar satu dari 10 pria heteroseksual dan lebih dari tiga perempat perempuan, dan pria-pria gay, gejalanya sulit dikenali.

Tapi gejalanya bisa berupa kencing bernanah, rasa sakit saat buang air kecil dan perdarahan di luar jadwal menstruasi.

Jika infeksi ini tidak diobati dapat menyebabkan infertilitas, penyakit radang panggul dan bisa menurun ke anak selama kehamilan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara untuk memantau penyebaran gonore yang resisten dan untuk berinvestasi pada obat-obatan baru.

Dr Manica Balasegaram, dari lembaga Global Antibiotic Research and Development Partnership, mengatakan: "Situasinya cukup suram.

"Hanya ada tiga calon obat yang dikembangkan dan tidak ada jaminan akan berhasil."

Tapi akhirnya, WHO mengatakan vaksin-vaksin tersebut dibutuhkan untuk menghentikan gonore.

Prof Richard Stabler, dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, mengatakan: "Sejak diperkenalkannya penisilin, dipuji sebagai obat yang handal dan cepat menyembuhkan, gonore telah mengembangkan ketahanan terhadap semua antibiotik terapeutik.

"Dalam 15 tahun terakhir terapi harus berubah tiga kali menyusul meningkatnya tingkat kekebalan di seluruh dunia.

"Sekarang ini kita berada di titik di mana kita menggunakan obat-obatan sebagai pilihan terakhir, tapi ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan karena kegagalan pengobatan karena resisten yang kuat telah didokumentasikan."

Gang Jie dan Gho Siah merupakan obat yang dikhususkan untuk penyembuhan penyakit kelamin seperti sipilis/ raja singa, gonore/ kencing nanah, klamidya, dan juga keputihan abnormal. Terbuat dari bahan herbal alami terbaik BERKUALITAS sehingga aman di konsumsi tanpa menimbulkan efek samping. Cocok dikonsumsi oleh semua umur dan aman di konsumsi bagi Wanita hamil.

- Kemasan bersegel hologram..!!!
- Produk 100% Original Denature Indonesia
- Paket Rapi dan Rahasia 100% Aman.


* Izin BPOM :
- GANG JIE ( POM TR.173 300 491 )
- GHO SIAH ( POM TR. 173 305 881 )
* IZIN UKOT DINKES RI No. 503/1259/2016/2
* BERSERTIFIKAT HALAL DARI MUI

KHASIAT :
Menyembuhkan :
Sipilis / Raja Singa
Gonore / GO / Kencing Nanah
Klamidya
Keputihan Abnormal/Berbau
Infeksi Saluran Kemih
Kencing Sakit/Panas
Anyang anyangan
Kencing Keluar Darah
Flek di celana dalam
Luka/sariawan Pada Kemaluan
Benjolan/bengkak Pada Kemaluan

KEUNTUNGAN :
Tidak Malu ke dokter
Hemat waktu
Tidak perlu disuntik
Masa penyembuhan hanya 3-5 hari
Proses obat hanya 6 jam
Privasi paket aman
Pengiriman Cepat

Aturan Minum Obat :
Obat Di Minum Bersama
*Kapsul Gangjie (1 botol isi 50 kapsul) diminum tiga kali sehari 1 jam sebelum makan (pagi, siang dan malam) sebanyak 2 kapsul untuk sekali minumnya.
*Kapsul Gho Siah (1 botol isi 50 kapsul) diminum tiga kali sehari 1 jam sebelum makan (pagi, siang dan malam) sebanyak 2 kapsul untuk sekali minumnya.

DETAIL PRODUK :
1 Botol gang Jie isi 50 Kapsul
1 Botol Gho Siah Isi 50 Kapsul

Info dan pemesanan
TLP : +6287736710838 - +6282221758210
WA : 087736710838
 

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly